Jaringan

Membuat Jaringan Client-Server Dengan Cisco Packet Tracer

c_s1Jaringan client-server merupakan sekumpulan komputer yang saling terkoneksi satu sama lain tapi ada sebuah PC yang menjadi pelayan atau server.

Server bertugas melayani dan menyediakan sumber daya yang akan digunakan oleh PC pada jaringan tersebut.

Buat desain seperti ini, jumlah PC boleh berapa saja asalkan hanya ada satu server. (lebih…)

Cara Membuat WiFi Sendiri Di Rumah Dengan Ponsel Android

free-wifiJika mencari jaringan dan nebeng di tempat ber-wifi sudah biasa kini kamu bisa membuat sendiri jaringan wifi, ya tentunya dengan cara ini kamu bisa dengan mudah berbagi data dengan teman paket data yang kamu punya.

Selama mempunyai perangkat ponsel android, kamu tidak perlu alat tambahan untuk membuat jaringan Wifi cukup mudah bukan? proteksi yang digunakan juga cukup aman seperti adanya proteksi password sehingga kamu tidak perlu khawatir dengan para pencari WiFi iseng yang hanya ingin gratisan, he.he. (lebih…)

Network Security: Apa dan Bagaimana?

Seperti yang kita lihat di saat ini, Internet telah tumbuh dan berkembang hingga mencapai angka beberapa juta unit komputer yang terkoneksi di berbagai belahan dunia. Dari hari ke hari pula informasi yang terkandung di dalam jaringan Internet tersebut semakin lengkap, akurat, dan penting. . Informasi telah menjadi suatu asset yang sedemikian berharga sehingga perlu mendapat perlakuan yang lebih spesifik. Selain itu pula, kemajuan yang dicapai dalam bidang pengembangan sistem operasi komputer sendiri dan utulitasnya sudah sedemikian jauh dimana tingkat performansi, keandalan dan fleksibilitas software menjadi kriteria utama dalam proses pengembangan software. Dengan semakin penting dan berharganya informasi tersebut dan ditunjang oleh kemajuan pengembangan software, tentunya menarik minat para pembobol (hacker) dan penyusup (intruder) untuk terus bereksperimen guna menemukan dan mempergunakan setiap kelemahan yang ada dari konfigurasi sistem informasi yang telah ditetapkan

Bertolak dari kenyataan di atas, muncul sebuah konsep yang lebih sering disebut dengan Network Security. Pada awalnya, konsep ini menjelaskan lebih banyak mengenai keterjaminan (security) dari sebuah sistem jaringan komputer yang terhubung ke Internet terhadap ancaman dan gangguan yang ditujukan kepada sistem tersebut. Cakupan konsep tersebut semakin hari semakin luas sehingga pada saat ini tidak hanya membicarakan masalah keterjaminan jaringan komputer saja, tetapi lebih mengarah kepada masalah-masalah keterjaminan sistem jaringan informasi secara global. Beberapa negara Eropa dan Amerika bahkan telah menjadikan Network Security menjadi salah satu titik sentral perhatian pihak-pihak militer masing-masing.

Sebenarnya, masalah Network Security ini timbul dari konektivitas jaringan komputer lokal yang kita miliki dengan wide-area network (seperti Internet). Jadi, selama jaringan lokal komputer kita tidak terhubung kepada wide-area network, masalah Network Security tidak begitu penting. Tetapi hal ini bukan berarti memberikan arti bahwa bergabung dengan wide-area network adalah suatu hal yang ‘menakutkan’ dan penuh bahaya. Network Security hanyalah menjelaskan kemungkinan-kemungkinan yang akan timbul dari konektivitas jaringan komputer lokal kita dengan wide-area network.

Baca Selengkapnya

Firewall: Security Internet

Internet merupakan sebuah jaringan komputer yang sangat terbuka di dunia, konsekuensi yang harus di tanggung adalah tidak ada jaminan keamanan bagi jaringan yang terkait ke Internet. Artinya jika operator jaringan tidak hati-hati dalam menset-up sistemnya, maka kemungkinan besar jaringan yang terkait ke Internet akan dengan mudah dimasuki orang yang tidak di undang dari luar. Adalah tugas dari operator jaringan yang bersangkutan, untuk menekan resiko tersebut seminimal mungkin. Pemilihan strategi dan kecakapan administrator jaringan ini, akan sangat membedakan apakah suatu jaringan mudah ditembus atau tidak.

Firewall merupakan alat untuk mengimplementasikan kebijakan security (security policy). Sedangkan kebijakan security, dibuat berdasarkan perimbangan antara fasilitas yang disediakan dengan implikasi security-nya. Semakin ketat kebijakan security, semakin kompleks konfigurasi layanan informasi atau semakin sedikit fasilitas yang tersedia di jaringan. Sebaliknya, dengan semakin banyak fasilitas yang tersedia atau sedemikian sederhananya konfigurasi yang diterapkan, maka semakin mudah orang orang ‘usil’ dari luar masuk kedalam sistem (akibat langsung dari lemahnya kebijakan security).

Tulisan ini akan mencoba melihat beberapa kebijakan sekuriti yang lazim digunakan pada saat mengkaitkan sebuah jaringan ke Internet.

Firewall

Firewall adalah istilah yang biasa digunakan untuk menunjuk pada suatu komponen atau sekumpulan komponen jaringan, yang berfungsi membatasi akses antara dua jaringan, lebih khusus lagi, antara jaringan internal dengan jaringan global Internet. Firewall mempunyai beberapa tugas :

Baca Selengkapnya

Bagaimana cara mencari DNS?

Berikut ini kumpulan DNS yang ada di Indonesia :

Nawala Project – Sangat bagus sekali, karena akan memblokir Situs tidak baik & cukup stabil.
•    (primary)       180.131.144.144
•    (secondary)   180.131.145.145  

Server DNS indosat.net.id termasuk DNS Indosat IM2
•    202.155.0.10
•    202.155.0.15
•    202.155.0.20
•    202.155.0.25
•    202.155.46.66
•    202.155.46.77
•    202.155.30.227  

DNS Telkom.net.id Telkom Speedy
•    202.134.2.5
•    203.130.196.5
•    202.134.0.155
•    202.134.1.10
•    202.134.0.62
•    202.159.32.2
•    202.159.33.2
•    202.155.30.227  

DNS AWARI (Asosiasi Warnet Indonesia)
•    203.34.118.10
•    203.34.118.12  

DNS sat.net.id
•    202.149.82.25
•    202.149.82.29  

DNS cbn.net.id
•    202.158.40.1
•    202.158.20.1
•    202.158.3.7
•    202.158.3.6  

Singnet Singapore
•    165.21.100.88
•    165.21.83.88  

DNS indo.net.id
•    202.159.32.2
•    202.159.33.2  

DNS itb.ac.id
•    202.249.24.65
•    167.205.23.1
•    167.205.22.123
•    167.205.30.114

DNS ukdw.ac.id 
  •    222.124.22.18  

Daftar DNS Luar Negeri

DNS Open DNS
•    208.67.222.222
•    208.67.220.220  

DNS ScrubIt
•    67.138.54.100
•    207.225.209.66  

DNS DNSadvantage
•    156.154.70.1
•    156.154.71.1  

DNS vnsc-pri.sys.gtei.net
•    4.2.2.1
•    4.2.2.2
•    4.2.2.3
•    4.2.2.4
•    4.2.2.5
•    4.2.2.6  

Verizon (Reston, VA, US)
•    151.197.0.38
•    151.197.0.39
•    151.202.0.84
•    151.202.0.85
•    151.202.0.85
•    151.203.0.84
•    151.203.0.85
•    199.45.32.37
•    199.45.32.38
•    199.45.32.40
•    199.45.32.43

GTE (Irving, TX, US)
•    192.76.85.133
•    206.124.64.1

One Connect IP (Albuquerque, NM, US)
•    67.138.54.100

OpenDNS (San Francisco, CA, US) 
•    208.67.222.222
•    208.67.220.220 Exetel (Sydney, AU)
•    220.233.167.31 VRx Network Services (New York, NY, US)
•    199.166.31.3 SpeakEasy (Seattle, WA, US)
•    66.93.87.2
•    216.231.41.2
•    216.254.95.2
•    64.81.45.2
•    64.81.111.2
•    64.81.127.2
•    64.81.79.2
•    64.81.159.2
•    66.92.64.2
•    66.92.224.2
•    66.92.159.2
•    64.81.79.2
•    64.81.159.2
•    64.81.127.2
•    64.81.45.2
•    216.27.175.2  

Sprintlink (Overland Park, KS, US)
•    199.2.252.10
•    204.97.212.10
•    204.117.214.10

Cisco (San Jose, CA, US)
•    64.102.255.44
•    128.107.241.185

Selamat mencoba… Gudang DNS Address

 

Sumber

Integrasi ASUS WL-500W ke dalam LAN ( Speedy )

Jika anda mempunyai konfigurasi LAN dan koneksi internet menggunakan telkom-Speedy,seperti berikut ini:

  1. Komputer client terhubung ke switch
  2. Switch terhubung ke modem menggunakan Kabel ADSL

Maka untuk mengintegrasikan ASUS WL-500W router ke dalam jaringan tersebut dengan tujuan memperluas akses jaringan/internet dan meningkatkan jumlah client yang terhubung dalam jaringan/internet,dapat dilakukan perubahan konfigurasi sebagai berikut:

  1. Komputer client terhubung ke switch
  2. Switch terhubung ke modem menggunakan Kabel ADSL
  3. ASUS WL-500W router dihubungkan dengan switch dengan menggunakan kabel cross.

Dengan tujuan agar jika router ASUS mengalami kendala,maka hanya komputer yang terhubung kejaringan menggukana wireless yang akan terkendala dan komputer yang terhubung dengan switch melalui kabel UTP tetap dapat mengakses internet.

Beberapa langkah sederhana berikut dapat anda coba untuk mengintegrasikan router ASUS anda,yaitu:

 

  1. Gunakan laptop dimana tersedia port LAN dan port wireless LAN
  2. Setting IP Address dan DNS Server di kedua Local Area Connection dan Wireless Network Connection menjadi “Obstain an IP Address automatically” dan “Obstain DNS Server Address automatically”
  3. Hubungkan ASUS WL-500W router (misal melalui port LAN 1) dengan laptop menggunakan kabel.
  4. ASUS WL-500W router dihubungkan dengan model dengan menggunakan kabel ADSL.
  5. Install ASUS Utility yang terdapat dalam CD bawaan router ASUS.
  6. Jalankan utility EZSetup

Jika muncul EZSetup wizard jangan lupa melakukan:

  1. Step 1 pada wizard tersebut yaitu menekan tombol ezsetup selama 3 detik yang terdapat dibagian dibelakang router ASUS sampai led power pada router berkedip.
  2. Step 2. klik EZSetup
  3. Jika semua telah terkoneksi dengan benar maka akan berjalan 3 proses,yaitu deteksi router,konfigurasi router,dan aktivasi wireless.
  4. Jika semua ok,maka kita akan dimingta untuk memasukkan nama Jaringan Wireless yang akan kita buat dan password ( minimal 8 digit ),pilihan yang lain mengikuti defaultnya.
  5. Untuk pilihan ISP Setting,pilih ADSLdan static IP,lalu isikan IP untuk router,defaultnya 192.168.1.1 dan jika bentrok dengan setting Speedy bisa anda ganti misalnya menjadi 192.168.2.1,subnet mask 255.255.255.0,gateway 192.168.2.1
  6. Untuk DNS isikan IP gateway sesuai setting pada speedy misalnya 192.168.1.1
  7. Lepas semua koneksi ke laptop

Rubah konfigurasi jaringan sebagai berikut:

  1. Komputer client terhubung ke switch
  2. Switch terhubung ke modem menggunakan Kabel ADSL
  3. ASUS WL-500W router dihubungkan dengan switch dengan menggunakan kabel cross.

Selamat mencoba,semoga wireless router anda siap digunakan.

 

Sumber