Rencana Harus Diimpelementasikan Dalam Tindakan Nyata

titip-3Manusia sering membuat perencanaan dalam melakukan berbagai kegiatannya, seperti rencana kerja, rencana rumah tangga, rencana belanja dan perencanaan lainnya sebagai gambaran dalam melakukan realisasi yang nyata.

Jika rencana yang dirancang dengan mempertimbangkan berbagai hal tidak terealisasi maka, rencana yang dibuat seperti air yang larut dibawa arus.

Manusia tidak boleh larut dalam perencanaan yang tidak memungkinkan dilaksanakan, karena akan membuang waktu dan energi. Sedangkan manusia dituntut untuk bekerja secara optimal dan apabila merancang rencana harus bisa dilihat hasilnya dalam bentuk yang nyata.

Oleh sebab itu, ketika melakukan perencanaan seyogyanya dipikirkan kemampuan untuk merealisasikan dan mengimplementasikannya tidak cuma untuk diri sendiri bahkan bisa menjadi perencanaan dalam kegiatan pekerjaan yang tentunya mempunyai timbal balik besar jika rencana yang bagus ditopang dengan hasil yang memuaskan nantinya setelah impelementasi berbuah manis.

Rencana atau perencanaan dalam kehidupan manusia biasanya dibuat ketika ingin melakukan sesuatu dalam masa yang akan datang atau merencanakan sesuatu yang nantinya bisa dimungkinkan terjadi dan terealisasi.

Ada seseorang yang merencanakan ingin pergi berlibur setelah lelah dalam rutinitas pekerjaan dalam seminggu dan rencananya pada akhir pekan akan berlibur, tetapi hal tersebut bisa terlaksana atau tidaknya tergantung situasi. Karena bisa saja pada akhir pekan, cuaca mulai pagi hujan sampai sore sehingga kegiatan berlibur bisa batal.

Dari contoh sederhana di atas, maka perencanaan tidak hanya dibuat dengan melihat waktu yang dimiliki, tetapi juga bisa ditambah acuannya seperti cuaca, kesehatan, target, bahkan keluarga menjadi salah satu faktor utama dalam mempertimbangkan suatu perencanaan.

Apabila kita melibatkan berbagai hal di atas, maka rencana yang dibuat akan lebih terarah karena tidak asal-asalan. Contoh : Seorang pemuda berumur 22 tahun yang telah bekerja dengan niat akan menikah diumur 27 tahun, maka dia akan merencanakana segala sesuatunya diantaranya menabung dan meningkatkan kualitas dirinya selama 5 tahun ke depan agar target dari perencanaannya bisa terlaksana tentunya dengan mempertimbangkan berbagai hal karena rencana yang dibuat tidak untuk sehari selesai.

Tidak ada rencana tanpa tindakan, tidak ada hasil tanpa usaha, tidak ada kesuksesan tanpa kesabaran, tidak ada yang kaya tanpa ingat yang miskin, tidak ada kebahagiaan tanpa adanya berbagi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s